Selasa, 31 Maret 2020

RPP │ RPP 1 LEMBAR PROPOSAL

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran
Nama Madrasah
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu
Bahasa Indonesia
MA Mathla’ul Anwar
XI IPS/Genap
Teks Proposal
12 X 45 menit 

Kompetensi Dasar Pengetahuan
Kompetensi Dasar Keterampilan
3.12. Mengidentifikasi informasi penting yang ada dalam proposal kegiatan atau penelitian yang dibaca
4.12. Melengkapi bagian-bagian dan informasi penting proposal  secara lisan supaya lebih efektif
IPK Pengetahuan
IPK Keterampilan
3.12.1. Mengidentifiksi bagian-bagian penting proposal.
3.12.2. Mengidentifikasi informasi penting dalam proposal
4.12.1.     Mengidentifikasi isi proposal yang dibaca
4.12.2.     Menyajikan isi proposal yang dibaca
Kompetensi Dasar Pengetahuan
Kompetensi Dasar Keterampilan
3.13. Menganalisis isi, sistematika, dan kebahasaan suatu proposal
4.13. Merancang sebuah proposal karya ilmiah dengan memerhatikan informasi, tujuan, dan esensi karya ilmiah yang diperlukan
IPK Pengetahuan
IPK Keterampilan
3.13.1. Mengidentifikasi isi, sistematika, dan kebahasaan proposal.
4.13.1.     Menyusun proposal berdasarkan aspek-aspek penting proposal

PERTEMUAN 1

A.      Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatann saintifik, dan CLIL dengan model pembelajaran discovery learning peserta didik dapat menentukan bagian-bagian dan informasi penting dalam proposal dengan rasa ingin tahu, kerja keras, tanggung jawab, bersikap bersahabat/ komunikatif selama proses pembelajaran. (PPK)

B.      Langkah-Langkah Pembelajaran (Discovery Learning

LITERASI
1.         Peserta didik membaca teks proposal dan mencari bagian-bagian serta informasi  pada teks proposal.
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
2.         Peserta didik merumuskan permasalahan berkaitan dengan kelengkapan bagian dan infromasi pada teks proposal.
COLLABORATION (KERJASAMA)
3.       Peserta didik dengan difasilitasi dan dibimbing pendidik bekerja sama dalam kelompok secara kritis menganalisis bagian-bagian dan informasi pada teks proposal. 
CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK) dan COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
4.       Peserta didik bekerja sama dalam kelompok mengembangkan hasil menganalisis bagian-bagian dan informasi pada teks proposal. Selanjutnya, peserta didik menyajikannya dalam  bentuk presentasi dan mengumpulkan hasil kerja dalam bentuk buku kerja.  
CREATIVITY (KREATIVITAS)
5.       Peserta melakukan evaluasi dan refleksi terhadap kegiatan menganalisis bagian-bagian dan informasi pada  teks proposal yang telah mereka lakukan.

C.      Penilaian

1.  Sikap: Observasi saat pembelajaran tentang sikap kritis, kerja sama dan komunikatif.
2.  Pengetahuan: Tes tulis bentuk uraian tentang menentukan bagian-bagian dan informasi pada teks      proposal.
3.  Keterampilan: Produk hasil menentukan bagian-bagian dan inforomasi pada teks proposal.                                
                                                                                                                                     
                                                                                                             Pontianak,    Januari 2020
Mengetahui
Kepala Madrasah                                                                    Guru Mata Pelajaran 


Azhar, S. Sos. I.                                                                      Ariyanto, S. Pd.
             NIP -                                                                                        NIP 197404122000031001          

RPP │ RPP 1 LEMBAR


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Mata Pelajaran
Nama Madrasah
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu
Bahasa Indonesia
MA Mathla’ul Anwar
XI IPS/Genap
Teks Karya Ilmiah
4 X 45 menit 

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.14 Mengidentifikasi informasi, tujuan, dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca
3.14.1 menemukan informasi teks karya ilmiah yang dibaca
3.14.2 menemukan tujuan teks karya ilmiah yang dibaca
3.14.3 menemukan esensi teks karya ilmiah yang dibaca
4.14  Merancang informasi, tujuan, dan esensi yang harus disajikan dalam karya ilmiah
4.14.1 merancang informasi yang harus disajikan dalam teks karya ilmiah
4.14.2 merancang tujuan yang harus disajikan dalam teks karya ilmiah
4.14.3 merancang esensi yang harus disajikan dalam teks karya ilmiah.       

A. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran problem based learning,  peserta didik dapat mengidentifikasi dan merancang informasi, tujuan, dan esensi dalam karya ilmiah dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan komunikatif selama proses pembelajaran.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran (model problem based learning) 

1.    Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran.
2.    Peserta didik membaca contoh teks karya ilmiah, menggali informasi, dan memberikan tanggapan terhadap teks yang dibaca. 
3.    Peserta didik membentuk kelompok belajar sesuai arahan pendidik dengan mempertimbangkan kemampuan akademik dan gender.  
4.    Peserta didik dengan difasilitasi dan dibimbing guru menelaah dan mendiskusikan teks karya ilmiah untuk menemukan dan merancang informasi, tujuan, dan esensi pada teks karya ilmiah .   
5.    Peserta didik menjawab permasalahan yang telah diidentifikasi, menyajikan laporan pembahasan hasil temuan dan penarikan kesimpulan di depan kelas. . 
6.    Peserta didik dalam kelompok lain menilai atau menanggapi hasil kerja kelompok lain. 
7.    Peserta didik menarik kesimpulan.
8.    Pendidik melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari.

C. Penilaian

1.  Sikap: Observasi saat pembelajaran tentang rasa ingin tahu, tanggung jawab, komunikatif.
2.  Pengetahuan: Tes tertulis bentuk uraian tentang mengidentifikasi informasi, tujuan, dan esensi      dalam teks karya ilmiah.
3.  Keterampilan: Produk hasil merancang informasi, tujuan, dan esensi yang akan disajikan     dalam teks karya ilmiah.
                                                                                                                   Pontianak,     Februari 2020
Mengetahui
Kepala Madrasah                                                                                       Guru Mata Pelajaran 


Azhar, S. Sos. I.                                                                                         Ariyanto, S. Pd.
 NIP -                                                                                                          NIP 197404122000031001         

BERITA │ PENUTUPAN TEMPAT HIBURAN


PEMKOT MENUTUP SEMENTARA TEMPAT HIBURAN

Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara semua tempat wisata dan hiburan di wilayahnya, menyusul status kota transmisi lokal penyebaran virus corona.
Tempat-tempat tersebut berpotensi menjadi tempat berkumpulnya orang banyak. Kita nggak tahu virusnya menyebar, maka kami ambil langkah ini.
Penutupan tempat wisata dan hiburan, termasuk griya pijat, disampaikan melalui Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 556/14/Disporapar/2020
Penutupan sementara hingga waktu yang belum ditentukan, seperti karaoke, tempat biliar, bioskop, arena permainan, kolam renang, pusat kebugaran, spa, bar, panti pijat, dan usaha sejenis lainnya.
Tidak cuma itu, Pemerintah Kota Pontianak juga mengimbau pelaku usaha biro perjalanan wisata untuk menunda atau membatalkan paket-paket perjalanan wisata ke luar kota dan luar negeri.
Hal tersebut sesuai amanat bapak gubernur bahwa Kalimantan Barat ini KLB (kejadian luar biasa), maka semuanya ditunda dulu.
Sebelumnya, Gubernur Kalbar Sutarmidji meminta sejumlah pihak melakukan aktivitas dari rumah akibat penyebaran virus corona. Namun, ia belum mengambil langkah lockdown atau mengunci daerah.


ARTIKEL │ PERANGKAT PEMBELAJARAN

Perangkat Pembelajaran

 Perangkat pembelajaran merupukan hal yang harus disiapkan oleh guru sebelum melaksanakan pembelajaran. Dalam KBBI (2007: 17), perangkat adalah alat atau perlengkapan, sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara menjadikan orang belajar. Menurut Zuhdan, dkk (2011: 16) perangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran. 

Perangkat pembelajaran menjadi pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium atau di luar kelas. Dalam Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah disebutkan bahwa penyusunan perangkat pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian, dan skenario pembelajaran. 

 a.Silabus Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran. 

Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menegah sesuai dengan pola pembelajaran pada setiap tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. 

Silabus untuk mata pelajaran SMA secara umum berisi: 1. Identitas mata pelajaran 2. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas 3. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk semua jenjang pendidikan, kelas dan mata pelajaran. 4. Kompetensi dasar, berkaitan dengan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran. 5. Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi. 6. Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. 7. Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. 8. Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun, dan 9. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan. 

 b. RPP Menurut Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, bahwa tahap pertama dalam pembelajaran menurut standar proses yaitu perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 
Selanjutnya dijelaskan bahwa RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP mencakup beberapa hal yaitu: (1) Data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/ semester; (2) Materi Pokok; (3) Alokasi waktu; (4) Tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; (5) Materi pembelajaran; metode pembelajaran; (6) Media, alat dan sumber belajar; (7) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan (7) Penilaian. 

c.Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Menurut Depdiknas (2007), LKS adalah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Tugas yang diperintahkan dalam LKS harus mengacu pada kompetensi dasar yang akan dicapai siswa. Tugas tersebut dapat berupa tugas teoritis dan tugas praktis (Abdul Majid, 2008: 176-177). LKS digunakan sebagai sarana untuk mengoptimalkan hasil belajar peserta didik dan meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar-mengajar. d.Instrumen Penilaian Penilaian bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar peserta didik. Dalam Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran dijelaskan bahwa penilaian dalam setiap mata pelajaran meliputi kompetnsi pengetahuan, kompetensi keterampilan dan kompetensi sikap. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapaian hasil belajar dari masing-masing domain tersebut. Ada beberapa teknik dan instrumen penilaian yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan peserta didik baik berupa tes maupun non-tes antara lain tes tertulis, penilaian unjuk kerja, penilaian sikap, penilaian hasil karya, penilaian portofolio dan penilaian diri.